SEHATI DAN SEJIWA DALAM PERJALANAN MENUJU TUHAN “COR UNUM ET UNA IN DEUM”

DSC_0616 b 1
PERAYAAN SYUKUR 25th BERDIKARI KONGREGASI OSA DI INDONESIA
October 20, 2017

SEHATI DAN SEJIWA DALAM PERJALANAN MENUJU TUHAN “COR UNUM ET UNA IN DEUM”

DSC_0350 b

DSC_0350 b

Sambut Agustinus Day 2017, Yayasan mengadakan rekoleksi karyawan de-ngan pendamping Pater Victor Fernandez Gonzaga, dari Cebu, Filipina. Rekoleksi sehari dibagi tiga gelombang pada tgl 4 s.d. 6 Agustus 2017 di ASC Ketapang. Tema Rekoleksi: “sehati sejiwa dalam perjalanan menuju Tuhan”. Pater Victor menyampaikan dalam bahasa Inggris, soal bahasa hadir penerjemah yang bisa diandalkan yakni Sr. Felisitas, OSA.

Pada bagian awal rekoleksi, peserta diajak menyadari bahwa ketika memilih satu profesi pasti ada suatu nilai yang dihidupi. Di lingkungan kerja juga terdapat nilai-nilai yang perjuangkan bersama. Oleh karena lingkungan kerja Yayasan berada dalam lingkup Kongregasi OSA maka semangat “kharisma” St Agustinus menjadi penggerak karya yang dihidupi bersama.

Pater Viktor jelaskan arti “cor unum et anima una, In Deum”. Cor Unum artinya satu hati/ sehati. Sehati menjadi prioritas, karena hati sebagai pusat cinta yang melandasi karya pelayanan. Tuhan semayam dihati yang membantu menghadirkan kepedulian, pengampunan dan cinta. Anima (pikiran), et menghubungkan hati pikiran, hati dan pikiran selalu sejalan untuk mencapai tujuan. In Deum artinya perjalanan menuju Tuhan. Tujuan akhir hidup di dunia bermuara  kepada Tuhan. Sehati sepikir perjalanan menuju Tuhan. Peserta diajak  membiasakan ucapkan “In Deum” sebagai  salam untuk mewujudkan cinta kesatuan keluarga besar Agustinian.

Pater Victor memaparkan bahwa ada tiga nilai keutamaan Agustinian, yang diuraikan menjadi dua belas point penting yakni:

  1. Veritas (kebenaran).
  2. Prayer. Kata yang terucap didoa harus sama dengan yang ada di hati, sebagai kerinduan bersyukur kepada Tuhan.
  3. Interiority. Di samping kesibukan dunia sebenarnya ada yang lebih luhur, yaitu kedalaman hati menuju Tuhan, berani menyerahkan diri kepada Tuhan.
  4. Freedom & Accountability. Hidup adalah hadiah dari Tuhan, semua aksi kebebasan yang tidak sesuai kehendak Tuhan berarti penyalahgunaan kebebasan dari Tuhan. Buah kebebasan menjadi besar dihadapan Tuhan, berbuah kebaikan.
  5. Love to Learn. Kecintaan belajar menjadi elemen penting untuk menyelaraskan antara yang dipelajari dan kehendak Tuhan. Kecakapan menjadi instrumen untuk makin mengenal Tuhan dan membawa kepada sesama.
  6. 2. Unitas (Kesatuan)
  7. Komunitas. Peran orang lain di lingkungan kerja merupakan tempat paling tepat menemukan nilai. Sehati dan sepikir merupakan identitas Agustinian untuk saling berbagi. Ketika kesadaran berbagi hadir dalam kesatuan lingkungan kerja maka akan mampu mewujudkan tujuan “komunitas” lingkungan kerja dibentuk.
  8. Kerendahatian. Apapun yang tidak dilandasi kerendahan hati akan menjadi sia-sia, yg muncul kesombongan, egois dan mau dipuji. Lingkungan kerja menjadi tempat paling indah bila masing-masih memiliki kerendahhatian.
  9. Persaudaraan. Persaudaraan membuat makin dekat dengan sesama dan Tuhan. Pengalaman Agustinus, ketika sahabatnya meninggal ia berkata “separuh       jiwaku mati bersama sahabatku ini”.
  10. Dialog Transformatif. Ajakan Santo Agustinus untuk mengedepankan dialog dan prosedur yang tepat dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
  11. Caritas (Kasih)
  12. Love & personality. Cinta sesungguhnya diarahkan pada kehendak Tuhan, berbagi bersama orang lain.
  13. Common Good. Fasilitas bersama diadakan untuk lebih mampu melayani, mengembangkan yang kita punya untuk kesejahteraan bersama.
  14. Generous service. Bermurah hati dalam pelayanan dengan cintakasih, tunjukkan ada nilai kegembiraan dan cinta yang hendak dibagikan dalam pelayanan.
  15. Philanthropist Solidarity. Adanya sukacita kepedulian kepada yang membutuhkan. St. Augustinus mengatakan: “tidak seorangpun kaya yang tidak memerlukan apa-apa dan tidak ada orang miskin yang tidak bisa memberikan apa-apa”.**

 In Deum (Martin S.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *